#Label1 .widget-content{ height:250px; width:auto; overflow:auto; }

Kamis, 24 Januari 2013

gak tau musti ngasih judul apa

aku hidup selalu menetapkan siapa yang menjadi teman dekat, sahabat atau pacar dengan banyak pertimbangan . mencari yang benar cocok, klop dan sehati itu sulit .
aku bersyukur Tuhan beri aku sahabat, dan pacar yang baik .

aku punya tiga sahabat dengan karakter yang berbeda-beda, saat ini mereka sahabatku, dan aku berharap persahabatan kami everlasting .
setiap ada masalah aku lari ke mereka, kalau bukan mereka siapa lagi ?

macam-macam advice selalu keluar bercocoran dari mulut mereka, dari yang benar-benar topcer sampai yang menggelitik perut sangking hinannya . aku gak peduli . yang penting aku punya tempat cerita .

aku moody, suka iri tapi bukan sirik .
aku badmood kalau aku ketemu sesuatu yang berlawanan dengan apa yang aku mau, yang sudah aku pikirkan sematang-matangnya sebelumnya.
aku iri kalau orang lain bisa melakukan apa yang aku tidak bisa lakukan, aku buat rasa iri ku jadi pokok motivasi , di manadari situ aku harus bisa lakukan apa yang orang lain lakukan bahkan lebih baik . dalam hal ini di lihat dari prespektif yang positif .

untuk mengatasi masalah yang aku lihat baik-baik aja (di lihat dari kacamataku) ternyata di orang lain bisa timbul satu hal yang berbeda , dan itulah masalah ku yang mostly -  kejadian mulu.
dan , merekalah jawaban ku .

Senin, 21 Januari 2013

Obama, Disumpah Empat Kali



TEMPO.CO, Washington DC – Presiden Barack Obama diambil sumpah untuk masa jabatan kedua sebanyak dua kali, Minggu dan Senin, 21 Januari 2013.  Dia akan menjadi Presiden Amerika Serikat kedua yang diambil sumpah sebanyak empat kali setelah Presiden Franklin D. Roosevelt.  Sementara  Roosevelt karena terpilih empat kali, Obama lantaran diambil sumpah dua kali pada masa jabatan pertama, dan dua kali pula pada masa jabatan kedua.
Sumpah kedua Obama tahun 2009, karena  dia dan Hakim Agung John Roberts keliru pada sumpah pertama. Mereka melakukannya lagi secara pribadi untuk menghindari keraguan soal jabatan Presiden Obama.

Sedangkan kali ini, lantaran hari pelantikan yang jatuh pada hari Minggu, 20 Januari. Tradisi pelantikan modern, pelantikan dilakukan dua kali, secara pribadi pada hari Minggu, dan hari Senin secara besar-besaran di muka publik.


Meski demikian tidak selamanya seperti itu.  Dua presiden pertama yang waktu pelantikannya jatuh pada hari Minggu, menunda pengambilan sumpah hingga Senin.  Otoritas melakukan penundaaan itu, tidak lain dan tidak bukan adalah warisan pendiri AS dan Hakim Agung John Marshall.
Tahun 1821, Menteri Luar Negeri John Quincy Adams menulis surat kepada Hakim Agung kala itu, John Marshall menyatakan pelantikan Presiden James Monroe tahun itu akan jatuh pada hari Minggu, hari yang penuh sensibilitas keagamaan. Adams bertanya kepada Marshall, apa yang harus dilakukan. Jawabannya adalah »Tunggu sampai Senin,” ungkap Profesor Hukum Yale, Akhil Reed Amar.  Marshall membalas surat Adams kurang lebih berbunyi seperti »Kita biasanya menunggu hingga siang, dan meski penyerahan kekuasaan pada tengah malam. Jika bisa menunggu 12 jam, kenapa tidak 36 jam?”
Jadi, Monroe diambil sumpahnya pada hari Senin. Demikian pula Zachary Taylor tahun 1849.
Rutherford Hayes adalah presiden pertama yang diambil sumpah secara pribadi sebelum di hadapan publik. Tapi dia melakukannya pada hari Sabtu. Alasannya, konon agar pesaingnya tidak mempersoalkan perolehan suara.
Presiden selanjutnya yang dilantik secara pribadi adalah Woodrow Wilson, pada hari Minggu. Kabarnya, dia khawatir akan pada kevakuman kekuasaan di saat negara sedang diujung Perang Dunia Pertama. Sejak itulah muncul tradisi untuk mengambil sumpah dua kali jika hari pelantikan jatuh pada hari Minggu. Seperti Dwight Eisenhower dan Ronald Reagan. Meski pribadi, pengambilan sumpah Reagan disiarkan lewat radio, dan Obama akan ditayangkan langsung di televisi.






Jumat, 18 Januari 2013

Jokowi: Tanggul Latuharhary Jebol karena Pemerintah Kurang Kontrol

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku dinding tanggul Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, yang jebol karena kurangnya kontrol pemerintah.
Menurutnya, tanggung tersebut harus senantiasa dikontrol untuk memastikan kekuatan dindingnya.
"Kurang dikontrol aja. Meskipun tanggul sudah ada kan mesti dikontrol. Kadang sudah digerus air, mungkin masyarakat. Harus dicek, dikontrol terus. Ini management controling yang kurang," ujar Jokowi kepada wartawan termasuk tribunnews, Jumat (18/1/2013).
Walau targetnya meleset, Jokowi mengaku tetap optimis dinding yang jebol bisa segera ditambal.
Jokowi sendiri terus mengawasi pembangunan dinding tanggul tersebut sejak tadi pagi. Pria asal Solo tersebut baru beringsut untuk menunaikan shalat Jum'at.
Pantauan tribunnews, aparat TNI dan Satpol PP terus membenahi tanggul dengan menambalnya dengan batu-batu besar.

KASIH

Disuatu desa, hiduplah sebuah keluarga pemburu yang bertetangga dengan keluarga peternak.
Pemburu itu memiliki anjing-anjing peliharaan yang galak untuk membantunya berburu.
Namun anjing-anjing yang galak itu sering melukai domba-domba si peternak.
Walaupun sudah berulangkali ditegur, si pemburu tidak pernah mengurung anjing-anjingnya itu.
Dan si pemburu seolah tidak peduli jika domba tetangganya itu terluka.
Suatu ketika, kesabaran si peternak habis dan membawa kasus ini kepada hakim.
Si peternak pun datang kepada hakim dan menceritakan apa yang terjadi.
Setelah mendengar kisah si peternak, sang hakim pun bisa memahami persoalannya dan memberinya solusi.
"Peternak yang baik, saya sebagai hakim, terhadap aduanmu, bisa saja menghukum si pemburu untuk mengganti kerugianmu dan memerintahkan dia untuk merantai atau mengurung anjing-anjingnya," ungkap sang hakim.
"Tetapi..," hakim menahan kalimatnya.
"Bila itu dlakukan, kamu akan kehilangan seorang teman. Mana yg lebih kamu inginkan, teman atau musuh yang jadi tetanggamu?" lanjutnya kemudian.
Setelah merenung, peternak itu memilih untuk tidak ingin memiliki musuh.
Namun dia sendiri juga tidak mau domba-dombanya terluka terus menerus.
Sang hakim pun tersenyum dan memberinya sebuah saran untuk menyelesaikan masalah si peternak itu.
Sang hakim pun membisikan sesuatu kepada si peternak.
Setelah mendengar saran sang hakim, si peternak tersenyum dan menyetujui saran tersebut.
Sesampainya di rumah, peternak itu segera menuju ke kandang dan memilih sepasang anak domba yang sehat.
Kemudian menghadiahkannya kepada anak si pemburu.
Anak si pemburu pun menjadi sangat senang bahkan dia mau berkunjung ke rumah si peternak untuk belajar merawat domba kesayangannya itu.
Melihat kebahagiaan anaknya, tanpa diminta, si pemburu dgn sukarela mengurung anjing2nya agar tdk mengganggu domba kecil kesayangan anaknya.
Sejak saat itu, domba-domba si peternak pun menjadi aman hubungan dua tetangga itu pun kian harmonis.


-TAMAT-
di kutip dari The Bible Says - Blog :)